Galeri POKJA PKP Kab. Kampar - Mambolo Nagoghi
RAKOR III Pokja PKP 2025
Perkim Kampar (12/11/25). Pokja PKP Mambolo Nagoghi Kab. Kampar kembali mengadakan Rakor Pokja PKP. Kali ini dalam rakor diagendakan presentasi Konsultan terkait penataan kawasan Kumuh. Acara yang dibuka oleh Syarkani Arief, ST, MM selaku Sekretaris Dinas Perkim (Anggota Pokja PKP), menyampaikan agar seluruh anggota pokja menyampaikan pandangannya terhadap rencana penanganan kawasan kumuh Kab. Kampar. Lanjutnya, dokumen yang dibahas merupakan salah satu readinesscriteria untuk usulan dana ke pusat.
Kegiatan yang diadakan ini juga melibatkan tim teknis sebagai pembahas utama yang lebih mengetahui detail teknis kondisi di Lapangan.
Dengan agenda yang rutin dilaksanakan oleh Pokja PKP ini, diharapkan menjadi kontribusi/ upaya mengejar pendanaan ke Kementrian. Kecendrungan pengurangan anggaran di setiap OPD di Pemda, mengharuskan setiap OPD berkolaborasi mencari anggaran ke pusat, salah satunya dengan penataan kawasan kumuh.
RAKOR I Pokja PKP 2025
Perkim Kampar (10/07/25). Rakor II Pokja PKP Mambolo Nagoghi Kab. Kampar di buka oleh Ridwhan, ST, MT selaku Sekretaris Pokja PKP yang juga Kepala Bidang Infrastruktur Bappeda Kampar. Dalam Arahannya, seluruh tim dalam Pokja yang terdiri dari beberapa unsur OPD mendukung seluruh kegiatan Pokja serta mencari jalan keluar setiap permsalahan di Permukiman seperti yang disampaikan oleh Narasumber.
Pemaparan yang disampaikan oleh Narasumber, Andry Brilliansah, Jafung Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman antara lain terkait isu terbaru sektor PKP diantaranya; keberlanjutan dokumen perencanaan (RP2KPKPK, RP3KP, PPSP, Materplan Permukiman Rawan Bencana), permasalahan seputar PKP (masyarakat masih membuang sampah sembarangan, masyarakat kota membakar sampah di rumah), SPM (masyarakat terdampak bencana belum mendapat bantuan dari Pemda), Kota Hijau yang minim pohon serta Herritage Kampar yang mulai punah.
Menariknya, seluruh peserta terkesima ketika dipaparkan warisan arsitektur Kampar yang hampir punah, yaitu salah satunya Uma Lontiok yang merupakan arsitektur vernakular asli Kampar. Dalam arahannya, Sekretaris Pokja meminta Pembahasan terkait herritage Kampar ini dibahas dalam forum khusus yang mengahadirkan unsur pengambil Keputusan.